24.8 C
Sintang
Sabtu, 29 Agustus 2026

Tersangka Kasus Pembunuhan di Solam Raya Sintang Terancam Hukuman Mati

Baca juga

“Pelaku pura-pura kencing. Terus nebas leher korban. Cucunya terkena tebasan juga dibagian leher saat korban (sugiyono) sempat melawan,” ungkap Hoerrudin.

Setelah menghabisi nyawa Sugiyono dan cucunya, RN menggunakan sepeda motor korban untuk menjemput Turyati dan membohongi korban bahwa cucunya Afsya menangis dan minta dijemput.

Kemudian RN membawa Turyati berkeliling terlebih dahulu dan membawa ke blok 4 ZZAB, lokasi pembunuhan suami dan cucunya. Lalu menghabisi nyawa Turyati dengan parangnya.

Setelah melakukan pembunuhan, RN mengembalikan sepeda motor ke rumah korban. Dalam perjalanan RN membuang parangnya di semak-semak. Sesampainya di rumah korban RN memarkirkan sepeda motor di depan pintu masuk samping dan menyimpan kunci motor di belakang pintu masuk samping.

Baca juga: Laka Lantas Sebabkan Angka Kematian Paling Tinggi, AKP Refandri Ingatkan Warga

“Pelaku beristirahat sambil melihat situasi sekitar rumah agar benar-benar aman untuk pulang. Kemudian pulang dengan berjalan kaki,” ungkap Hoerrudin.

Semasa Hidup, Sugiyono Dipanggil RN dengan Sebutan Bos

Hanya karena sakit hati dibilang miskin, RN tega membunuh tetangganya sendiri. Padahal, nyawa orang yang dihabisinya itu telah banyak membantunya dalam hal pekerjaan.

Bahkan, sebelum nyawa Sugiyono, Turyati dan Afsya tewas secara tragis di tangan RN, korban berbuat baik dengan pelaku, mengantarnya ke mantri hingga meminjami uang untuk biaya pengobatan.

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
Berita Terbaru

Personel Polsek Dedai Lakukan Pengamanan Sholat Jumat di Masjid Al-Muhajirin

Humas Polsek DedaiMenciptakan suasana ibadah yang aman, tenang, dan khusyuk menjadi prioritas utama. Personel Polsek Dedai melaksanakan pengamanan penuh...
spot_img

Berita Serupa

spot_img