30.9 C
Sintang
Selasa, 7 Juli 2026

Satpolairud Polres Sintang Kawal Distribusi BBM Bersubsidi

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, distribusi BBM bersubsidi bagi nelayan kecil di wilayah Sungai Melawi dan Sungai Kapuas masih berjalan dengan baik.

Baca juga

Sintang – Dalam rangka memastikan pendistribusian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tepat sasaran serta mencegah terjadinya penyalahgunaan, Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Sintang melalui Unit Gakkum melaksanakan pemantauan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah pesisir Sungai Melawi dan Sungai Kapuas, Selasa (7/7/2026).

Kegiatan pemantauan dilakukan di sejumlah SPBN, SPBB, dan APMS yang menyalurkan BBM bersubsidi jenis Bio Solar kepada nelayan dan masyarakat pesisir di wilayah Kabupaten Sintang. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan stok BBM bersubsidi, kelancaran distribusi, serta mengantisipasi potensi penyalahgunaan maupun penimbunan BBM bersubsidi.

Dalam pelaksanaannya, personel Satpolairud melakukan pengecekan terhadap ketersediaan stok dan kuota BBM bersubsidi, sekaligus memastikan proses pendistribusian berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain itu, pengawasan juga dilakukan pada aspek keselamatan, meliputi pemeriksaan rambu-rambu keselamatan, alat pemadam api ringan (APAR), serta kelayakan nozzle dan selang pengisian BBM.

Dari aspek distribusi dan kepatuhan, petugas memeriksa kelengkapan administrasi, memastikan penyaluran Bio Solar hanya diberikan kepada kapal perikanan berukuran maksimal 30 GT sesuai ketentuan pemerintah, serta memastikan seluruh proses distribusi dilaksanakan sesuai prosedur.

Pada aspek operasional dan teknis, personel turut melakukan pemeriksaan terhadap kalibrasi pompa (tera), prosedur bongkar muat BBM, hingga sistem pelaporan digital dan pemantauan melalui CCTV guna memastikan pelayanan berjalan dengan baik dan transparan.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, distribusi BBM bersubsidi bagi nelayan kecil di wilayah Sungai Melawi dan Sungai Kapuas masih berjalan dengan baik. Stok Bio Solar di sejumlah titik penyaluran terpantau mencukupi, tidak ditemukan adanya kelangkaan maupun kenaikan harga BBM bersubsidi, sehingga aktivitas nelayan kecil masih dapat berlangsung secara normal.

Namun demikian, Satpolairud Polres Sintang juga mencatat masih adanya kendala yang dihadapi oleh pemilik kapal dan pelaku usaha perikanan dengan kapasitas kapal di atas 30 GT. Tingginya harga BBM non-subsidi atau BBM industri menyebabkan sebagian kapal belum dapat beroperasi secara optimal, sehingga berdampak pada aktivitas ekonomi di sektor perikanan.

Melalui kegiatan ini, Satpolairud Polres Sintang juga menerima aspirasi dari para pengelola SPBN, SPBB, dan APMS yang mengharapkan adanya penambahan kuota BBM bersubsidi pada saat musim ikan maupun meningkatnya aktivitas masyarakat. Selain itu, para pelaku usaha perikanan berharap adanya solusi dari pemerintah terkait ketersediaan BBM non-subsidi dengan harga yang lebih terjangkau guna mendukung keberlangsungan usaha dan kesejahteraan para nelayan.

Satpolairud Polres Sintang akan terus meningkatkan pengawasan terhadap distribusi BBM bersubsidi agar tepat sasaran, sekaligus menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah perairan Kabupaten Sintang. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. (*)

EditorEb
spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
Berita Terbaru

Forkopimcam dan Warga Perbaiki Jalan Rusak di Desa Nanga Tempunak

Tempunak - Semangat bergotong royong Forkopimcam tiga unsur, dari Pihak Kecamatan, Polsek Tempunak bersama Koramil Tempunak dan warga masyarakat,...
spot_img

Berita Serupa

spot_img