Ketungau Tengah – Polsek Ketungau Tengah bergerak cepat menindaklanjuti informasi titik panas (hotspot) yang terdeteksi melalui aplikasi SIPONGI berdasarkan pantauan satelit NASA-MODIS. Pengecekan lapangan (ground check) dilaksanakan pada Kamis (30/7/2026) di Desa Kertasari, Kecamatan Ketungau Tengah, Kabupaten Sintang sebagai langkah deteksi dini dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kegiatan diawali sejak pukul 08.00 WIB dengan persiapan dan perjalanan menuju lokasi hotspot. Setelah menempuh perjalanan sekitar satu setengah jam menggunakan kendaraan roda dua, personel Polsek Ketungau Tengah tiba di lokasi untuk melakukan verifikasi titik koordinat yang terdeteksi memiliki tingkat kepercayaan (confidence level) rendah (low).
Ground check dilaksanakan oleh tiga personel Polsek Ketungau Tengah, yaitu Aipda Nikolas M., Briptu Firdaus Saragih, dan Bripda Reo Aprianto. Berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan, titik hotspot berada di kawasan semak belukar dengan jenis tanah mineral dan tidak terdapat permukiman penduduk di sekitar lokasi.
Petugas menemukan lahan yang sebelumnya terbakar dengan luas sekitar 1 hektare. Saat tiba di lokasi, api telah padam sehingga tidak ditemukan titik api aktif yang berpotensi meluas.
Selain melakukan verifikasi hotspot, personel juga memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat mengenai pentingnya pencegahan kebakaran hutan dan lahan, termasuk mengingatkan agar tidak melakukan pembakaran lahan yang dapat memicu karhutla. Koordinasi juga dilakukan dengan perangkat desa dan pihak terkait guna memperkuat upaya pencegahan di wilayah tersebut.
Kapolsek Ketungau Tengah menyampaikan bahwa pengecekan setiap hotspot merupakan bagian dari langkah preventif Polri dalam mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan, khususnya pada musim kemarau.
“Kami akan terus melakukan pemantauan terhadap setiap informasi hotspot yang terdeteksi serta mengedepankan langkah-langkah pencegahan melalui patroli, edukasi, dan koordinasi dengan seluruh pihak agar potensi karhutla dapat diminimalisir,” ujarnya.






