32.8 C
Sintang
Rabu, 2 September 2026

Edukasi Pencegahan Karhutla, STIK Polri Serap Aspirasi Warga Ketungau Tengah

Baca juga

Ketungau Tengah – Satuan Tugas (Satgas) Edukasi Lemdiklat Polri S2-STIK dan Serdik Setukpa terus memperkuat upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melalui edukasi dan dialog langsung bersama masyarakat. Kali ini, kegiatan berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Ketungau Tengah, Desa Wirayuda, Selasa (1/9/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut dihadiri Tim Satgas Edukasi Lemdiklat Polri S2-STIK dan Setukpa, unsur TNI, Kapolsek Ketungau Tengah Iptu Supriyadi, Danramil Ketungau Tengah Kapten Edi Ardiyanto, Sekcam Ketungau Tengah Markarius, Ketua DAD Kecamatan Ketungau Tengah Amin Suyitno, serta para tamu undangan.

Dalam kegiatan tersebut, Satgas Edukasi menyampaikan sosialisasi mengenai pencegahan dan dampak Karhutla, sekaligus membuka dialog interaktif dengan masyarakat. Melalui forum tersebut, warga memperoleh pemahaman mengenai bahaya Karhutla, dampaknya terhadap lingkungan dan kehidupan masyarakat, serta pentingnya keterlibatan bersama dalam mencegah terjadinya kebakaran.

Dialog juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai kondisi dan kebutuhan yang dihadapi, khususnya berkaitan dengan pencegahan Karhutla dan dampak musim kemarau.

Sejumlah aspirasi yang disampaikan antara lain kebutuhan sumur bor dan sumber air bersih di setiap desa, pembangunan embung, penguatan Manggala Agni serta sarana penanggulangan Karhutla. Masyarakat juga mengusulkan ketersediaan perahu karet untuk menghadapi potensi banjir serta penampungan air bersih di setiap sekolah.

Selain itu, warga menyampaikan keluhan terkait keterbatasan air pada musim kemarau yang berdampak terhadap sektor pertanian dan harga sayur-mayur. Masyarakat juga mengusulkan pembentukan posko terpadu yang melibatkan Dinas Kesehatan, Puskesmas dan instansi terkait, serta berharap aspirasi mengenai modifikasi cuaca dapat diteruskan kepada pemerintah pusat.

Persoalan distribusi BBM melalui jalur air yang terkendala menurunnya debit sungai saat musim kemarau turut menjadi perhatian masyarakat dalam dialog tersebut.

Kegiatan ini sekaligus memperkuat koordinasi dan sinergitas antara Satgas Edukasi, jajaran Polres Sintang, TNI, pemerintah kecamatan, tokoh masyarakat dan warga dalam menghadapi potensi Karhutla. Berbagai aspirasi yang dihimpun diharapkan menjadi bahan masukan bagi pimpinan dan pihak terkait dalam menentukan langkah penanganan yang tepat.

Melalui kegiatan edukasi dan dialog secara langsung, Satgas Edukasi Lemdiklat Polri berharap kesadaran masyarakat untuk mencegah Karhutla semakin meningkat, sekaligus mendorong terbangunnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga lingkungan dan melindungi masyarakat dari dampak bencana Karhutla.

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
Berita Terbaru

Peduli Karhutla, Warga dan Komunitas Sales Sintang Salurkan Bantuan

Sintang - Dukungan masyarakat terhadap upaya Polri dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Sintang terus mengalir....
spot_img

Berita Serupa

spot_img