Dedai – Polsek Dedai bersama unsur pemerintah kecamatan, TNI, personel BKO serta pemerintah desa menggelar apel kesiapan dan rapat koordinasi penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kecamatan Dedai, Rabu (26/8/2026).
Kegiatan berlangsung sekitar pukul 11.00 WIB di Posko Terpadu Penanganan Karhutla, Desa Nanga Jetak, Kecamatan Dedai. Kegiatan dipimpin dan dihadiri Kapolsek Dedai AKP Sophar Aritonang bersama Camat Dedai Muli, Kasi Ekbang Kecamatan Dedai Donatus Leo, personel Polsek Dedai, Koramil Dedai, serta 10 personel BKO dari Kodam V Brawijaya.
Turut hadir Kepala Desa Nanga Jetak dan Kepala Desa Hulu Dedai sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi hingga tingkat desa.
Dalam kegiatan tersebut, dilakukan pula pengecekan kesiapan sarana dan prasarana penanggulangan Karhutla yang tersedia di Posko Terpadu. Sarpras tersebut meliputi 3 tangki air Pinguin kapasitas 1.000 liter, 2 mesin Robin, 3 mesin terumbu, 8 mesin Solo Pam dan 1 kendaraan untuk mobilisasi air.
Kapolsek Dedai bersama unsur terkait memastikan kesiapan personel dan sarana tersebut sebagai bagian dari langkah antisipasi menghadapi potensi Karhutla di wilayah Kecamatan Dedai.
Posko Terpadu Penanganan Karhutla akan menjadi pusat koordinasi dalam upaya pencegahan, pemantauan, hingga penanganan apabila terjadi kebakaran lahan. Sinergi antara Polsek Dedai, Pemerintah Kecamatan, Koramil, pemerintah desa dan pihak perusahaan diharapkan dapat mempercepat respons terhadap setiap potensi Karhutla.
Polsek Dedai juga akan terus meningkatkan koordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Dedai, Koramil Dedai serta pihak perusahaan PTPN V dalam upaya mencegah dan menanggulangi Karhutla di wilayah Kecamatan Dedai.






