Sintang – Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui berbagai langkah nyata di daerah. Salah satunya terlihat dalam kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II yang digelar oleh Polres Sintang di Desa Suka Jaya, Kecamatan Tempunak, pada Sabtu, (16/5) Pagi.
Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi program Asta Cita Ketahanan Pangan yang saat ini menjadi fokus pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional melalui kolaborasi antara aparat kepolisian, pemerintah desa, kelompok tani dan masyarakat.
Panen raya dihadiri langsung oleh Wakapolres Sintang Kompol Wawan Darmawan bersama jajaran Polres Sintang, perangkat desa, kelompok tani hingga masyarakat setempat yang turut antusias mengikuti jalannya kegiatan.
Hamparan tanaman jagung yang siap dipanen menjadi simbol keberhasilan kerja sama berbagai pihak dalam memanfaatkan lahan produktif untuk mendukung ketahanan pangan daerah.
Selain menjadi sumber ekonomi masyarakat, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan semangat petani dalam mengembangkan sektor pertanian di wilayah Kecamatan Tempunak.
Dalam kesempatan tersebut, Wakapolres Sintang Kompol Wawan Darmawan mengatakan bahwa kegiatan panen raya bukan sekadar seremoni, namun menjadi bentuk nyata dukungan Polri terhadap program pemerintah di sektor pangan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga turut mendukung program ketahanan pangan nasional. Kami berharap sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, kelompok tani dan masyarakat dapat terus terjalin sehingga mampu menciptakan kemandirian pangan di Kabupaten Sintang,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa sektor pertanian memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat, khususnya di tengah tantangan global yang mempengaruhi kebutuhan pangan.
Masyarakat bersama jajaran kepolisian tampak turun langsung memanen jagung di lahan pertanian yang telah dikelola kelompok tani setempat.
Kehadiran Polres Sintang dalam kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari warga karena dinilai mampu memberikan motivasi dan dukungan bagi para petani.
Dengan terlaksananya Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II ini, diharapkan semangat gotong royong dalam mendukung ketahanan pangan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat, sekaligus menjadi langkah konkret menuju swasembada pangan yang berkelanjutan.






