37 C
Sintang
Senin, 10 Agustus 2026

Polres Sintang Cek Enam Titik Hotspot, Pastikan Api Padam

Polres Sintang bersama jajaran akan terus meningkatkan deteksi dini, ground check, patroli, koordinasi lintas sektor, dan edukasi masyarakat sebagai langkah pencegahan karhutla di wilayah Kabupaten Sintang.

Baca juga

Sintang – Polres Sintang melalui jajaran Polsek Ketungau Tengah, Polsek Dedai, dan Polsek Kayan Hulu bergerak cepat melakukan ground check terhadap enam titik hotspot yang terdeteksi di wilayah masing-masing, Minggu (9/8/2026). Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya deteksi dini dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Di Kecamatan Ketungau Tengah, personel Polsek Ketungau Tengah melakukan pengecekan terhadap dua titik hotspot di Desa Mungguk Gelombang. Informasi tersebut diperoleh melalui aplikasi Lancang Kuning berdasarkan pemantauan satelit NASA-SNPP dengan tingkat kepercayaan medium.

Hasil pengecekan menunjukkan kedua lokasi memiliki lahan terbakar dengan luas sekitar 1,2 hektare masing-masing. Saat petugas tiba, api telah padam. Kondisi lahan berupa tanah mineral dengan vegetasi semak belukar dan berada jauh dari permukiman masyarakat.

Sementara itu, Polsek Dedai melakukan ground check terhadap dua titik hotspot yang terdeteksi melalui BMKG dan aplikasi SIPONGI dengan tingkat kepercayaan high. Kedua titik berada di Desa Gandis dan Desa Sungai Mali, Kecamatan Dedai.

Dari hasil pengecekan, petugas menemukan lahan terbakar dengan total luas sekitar 2 hektare. Saat tiba di lokasi, api telah padam dan hanya menyisakan asap. Pemilik lahan belum diketahui.

Di wilayah Kecamatan Kayan Hulu, personel Polsek Kayan Hulu juga melakukan pengecekan terhadap dua titik hotspot di Desa Tapang Menua. Titik tersebut terdeteksi melalui pemantauan satelit Aqua dan kemudian ditindaklanjuti dengan mendatangi langsung lokasi.

Medan menuju lokasi cukup sulit dilalui. Setelah tiba, petugas menemukan titik api atau lahan bekas terbakar dan berkoordinasi dengan pemerintah desa. Berdasarkan hasil koordinasi, tidak ditemukan warga yang diketahui melakukan aktivitas pembakaran lahan saat pengecekan berlangsung.

Kapolres Sintang AKBP Budi Hartono Sutrisno menegaskan bahwa setiap informasi hotspot harus segera ditindaklanjuti melalui pengecekan langsung di lapangan.

“Deteksi dini dan respons cepat sangat penting untuk mengetahui kondisi sebenarnya di lapangan. Kami terus mendorong seluruh jajaran untuk melakukan pengecekan setiap hotspot serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah desa dan masyarakat guna mencegah karhutla meluas,” ujar Kapolres.

Selain melakukan verifikasi, personel di tiga wilayah tersebut juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan. Masyarakat juga diajak meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi menyebabkan kebakaran.

Polres Sintang bersama jajaran akan terus meningkatkan deteksi dini, ground check, patroli, koordinasi lintas sektor, dan edukasi masyarakat sebagai langkah pencegahan karhutla di wilayah Kabupaten Sintang. (*)

EditorYr
spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
Berita Terbaru

Bhabinkamtibmas Polsek Serawai Imbau Masyarakat Cegah Karhutla

Serawai - Bhabinkamtibmas Polsek Serawai terus meningkatkan kegiatan sambang dan memberikan imbauan kepada masyarakat sebagai langkah pencegahan kebakaran hutan...
spot_img

Berita Serupa

spot_img