Kebakaran Kembali Terjadi di Ambalau, di Duga Ledakan Tabung Gas

0
235
Rumah warga di Kecamatan Ambalau yang diduga akibat ledakan tabung gas mengakibatkan satu rumah hangus terbakar. Foto: Humas Polsek Ambalau

Ambalau – Sijago merah hanguskan salah satu rumah warga di Dusun Berane Desa Kolangan Juoi Kecamatan Ambalau, Senin (2/8/21).

Ps. Kasi Huma Polsek Ambalau Bripka Wardi menerangkan, sekitar pukul 17.30 wib dirinya mendapatkan laporan perihal kejadian tersebut via whatshap dari ibu Yulita Suryani yang juga merupakan Kepala Desa Terpilih Desa Kolangan Juoi.

Melalui pesan WhatsApp, Yulita Suryani melaporkan bahwa salah satu rumah warga Yovinus Kambut di Desa Kolangan Juoi terbakar pagi tadi sekitar pukul 10.00 wib.

Menurut Yulita Suryani kejadian kebakaran tersebut berawal dari Lusiana Cendi istri dari Yovinus Kambut yang sedang memasak nasi menggunakan kayu api (Tungku) yang mana di dekat tungku tersebut juga terdapat tabung gas elpiji 3 Kg.

Baca juga: Si Jago Merah Hanguskan Pesantren, Kerugian Capai Ratusan Juta

Saat sedang memasak, korban lalu pergi meninggalkan masakannya tanpa mematikan api. Usai datang, korban sudah mendapatkan bawah api sudah melahat rumahnya.

“Awalnya dia (Lusiana Candi) masak di dapur dengan kayu bakar, disitu juga terdapat gas 3kg, lalu dia pergi sebentar. Setelah datang, api seudah membesar,” kata Yulita Suryani dalam keterangannya.

Sementara itu warga yang masyarakat berupaya memadamkan api dengan menggunkan ember yang diisi air namun dikarenakan bahan rumah yang terbuat dari kayu menyebabkan rumah berukuran 4×8 meter tersebut ludes terbakar menghaguskan seisi rumah.

Sementara itu Ps. Kasi Humas Polsek Ambalau Bripka Wardi menerangkan, akibat kebakaran tersebut korban mengalami kerugian puluhan juta rupiah, namun tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

“Kami berharap warga masyarakat agar selalu waspada dan berhati-hati pastikan kompor maupun alat masak dalam keadaan tidak menyala saat akan keluar dari rumah walaupun untuk waktu yang tidak lama, semoga kejadian seperti ini tidak terulang kembali di kemudian hari,” ungkap Bripka Wardi. (Yb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here