Bidpropam Polda Kalbar Gelar Pembinaan Etika Profesi Polri di Polres Sintang

0
18
Bidpropam Polda Kalbar Gelar Pembinaan Etika Profesi Polri di Polres Sintang

Sintang – Bidpropam Polda Kalbar melaksanakan kegiatan pembinaan etika profesi Polri terhadap seluruh jajaran personel maupun ASN Polri dilingkup Kepolisian Resor Sintang, Rabu (15/5) pagi.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Mapolres Sintang tersebut dipimpin langsung oleh Kompol Abdul Khoir yang merupakan Kaurbinetika Subbid Wabprof Bidpropam Polda Kalbar.

Dalam sambutannya Kompol Abdul Khoir mengatakan pembinaan etika profesi Polri ini sebagai upaya peningkatan kualitas anggota Polri dalam meminimalisir pelanggaran yang dilakukan personel serta pembinaan terhadap personel yang melakukan pelanggaran disiplin atau kode etik.

Hal ini juga dipertegas oleh Wakapolres Sintang Kompol Firah Meydar Hasan yang mengingatkan agar setiap personel dapat menyimak setiap arahan yang diberikan sehingga dapat memahami maupun mengaplikasikannya didalam pelaksanaan tugas anggota Polri.

Baca juga: Cegah Guantibmas, Unit Samapta Polsek Sintang Kota Intensifkan Patroli Malam

“Pembinaan ini kita tujukan agar personel Polri dapat memahami posisi nya sebagai pengayom, pelindung dan pelayanan masyarakat dimana tindakan pelanggaran ataupun perilaku menyimpang ini dapat menjadi contoh buruk serta merugikan nama baik institusi Polri,” tegas Kompol Firah.

“Ingatlah Etika Profesi Polri yang menjadi pedoman dalam pelaksanaan tugas,” sambung Wakapolres.

Lebih lanjut saat menyampaikan arahannya, Kompol Abdul Khoir menegaskan agar setiap personel menjauhi segala bentuk tindak pelanggaran mulai dari penyalahgunaan narkotika, LGBT, KDRT, perselingkuhan dan hal-hal serupa.

“Tindak pelanggaran perlu terus kita ingatkan kepada personel, karena sepenting itulah sebuah etika dalam profesi Polri terlebih tidak sedikit tindak pelanggaran yang mengarah kepada PTDH personel dan ini yang perlu diingat sebaik-baiknya oleh personel,” ujar Kompol Abdul Khoir.

“Ingat penyalahgunaan narkotika, LGBT, KDRT, perselingkuhan dan hal-hal serupa ini dapat mengarah kepada PTDH, personel Polri harus menyadari hal-hal ini karena sudah merupakan tugas kita juga untuk menjaga nama baik dari Institusi Polri,” pesannya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here