28.4 C
Sintang
Jumat, 13 Maret 2026

Rosan Gandeng Kapolri-Pemda Sikat Preman-Ormas Pengganggu Investasi

Kendati demikian, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan peristiwa ormas merecoki pabrik BYD adalah kejadian lama. Dedi mengklaim saat ini suasana dari keberlangsungan investasi di wilayahnya itu sudah aman.

Baca juga

Jakarta – Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani menegaskan sudah berkoordinasi dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan pemerintah daerah (pemda) untuk memberantas aksi premanisme ormas yang kerap menarik pungutan liar (pungli).

Rosan menegaskan pihaknya telah mengantongi aduan langsung dari investor, walau ia tak merinci pihak mana saja yang diganggu aksi tak terpuji organisasi kemasyarakatan (ormas).

Baca juga: Kapolri Buka Jambore Karhutla Riau 2025, Imbau Pentingnya Lestarikan Lingkungan

“Kami berkoordinasi dengan Kapolri (Listyo Sigit) dan juga dengan pemerintah daerah untuk memastikan hal-hal ini (premanisme ormas) jangan terjadilah gitu,” ungkapnya usai Konferensi Pers di Kementerian Investasi, Jakarta Selatan, Selasa (29/4).

“Karena ini (premanisme ormas) memberikan dampak yang negatif ya terhadap investasi yang masuk. Jadi, kami pun benar-benar memantau langsung,” tegas Rosan.

Bahkan, Rosan menegaskan tak cuma berkoordinasi dengan Polri. Ia memerintahkan timnya di Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) untuk mengurus masalah premanisme ormas bersama polisi di tingkat daerah, meliputi Polda, Polres, sampai Polsek.

EditorWahyu
spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
Berita Terbaru

Cegah Aktivitas PETI, Bhabinkamtibmas Himbau Masyarakat dengan Banner

Tempunak - Bhabinkamtibmas Polsek Tempunak melaksanakan Himbauan larangan melakukan PETI (Penambangan Tanpa Ijin) kepada warga masyarakat Desa Tempunak Kapuas...
spot_img

Berita Serupa

spot_img