Relawan Pramuka Saka Bhayangkara Bantu Evakuasi Warga Terjebak Banjir

0
47
Siswa-siswi dari Pramuka Saka Bhayangkara Polres Sintang membantu evakuasi masyarkat yang terjebak banjir bahkan membatu warga menyebrangi kawasan banjir di jalan utama Lintas Melawi.

Sintang – Pandemi belum usai kini banjir terjadi di sejumlah daerah di Kalimantan Barat , salah satunya yang menerjang beberapa wilayah di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat yang disebabkan tingginya curah hujan beberapa hari ini, Sabtu 6/11.

Banjir meluap ke rumah warga dengan ketinggian air mencapai 1 meter yang membuat ratusan warga terpaksa mengungsi. Banjir pertama belum juga surut, banjir gelombang kedua pun menyusul dan kembali menghantam permukiman warga serta menggenangi akses jalan hingga ketinggian 60 cm sehingga menyebabkan beberapa jalan protokol dikota Sintang tidak dapat dilewati.

Baca juga: Kapolri Sebut Peran Tokoh Lintas Agama Bantu Percepatan Vaksinasi di Labuan Bajo

Mendengar kabar bencana tersebut,  Pramuka Saka Bhayangkara Polres Sintang bersama Pamong Saka Bhayangkara Bripka Beby Matulesi langsung bergerak cepat melakukan koordinasi dan berkolaborasi dengan relawan lain dan lembaga terkait guna membantu mengevakuasi warga.

“Setelah mendengar kabar itu, teman-teman dibantu Basarnas dan relawan pramuka lainnya menyediakan sarana prasaran untuk mengevakuasi warga,” ujar Kak Beby, sapaan akrab Bripka Beby.

Dengan tekad yang kuat untuk menjalankan tugas kemanusiaan, tim relawan Pramuka dan Saka Bhayangkara langsung turun tangan. Mereka bahu-membahu bantu mengevakuasi korban dan ikut partisipasi membersihkan rumah-rumah warga.

Guna membantu relawan yang bertugas, para relawan pramuka juga menyediakan dapur umum untuk para relawan beberapa komunitas yg ikut memnbantu warga. Kemudian mereka juga menyediakan  posko khusus di Kwarcab Kabupaten Sintang  berfungsi sebagai dapur dan posko darurat.

Dapur digunakan untuk menyiapkan makanan warga dan relawan lainnya. Sedangkan posko darurat digunakan untuk para relawan yang terjun saat kejadian darurat.

“Nanti relawan lain gak perlu bangun posko baru, karena sudah disediakan,” ujar Bripka Beby.

Selain itu, agar para korban tetap sehat dan bugar, tim relawan juga mengajak para korban banjir untuk tetap menjaga dan mengutamkan kesehatan.

Sebelum terjun ke lokasi, tim Pramuka Saka Bhayangkara sudah dibekali dengan pengetahuan serta pengalaman tentang penanganan pascabencana. Itu mereka dapatkan dan pelajari di setiap kegiatan pramuka. Seperti, tentang meditasi, psikoedukasi dan evakuasi bencana. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here