Sungai Tebelian – Kapolsek Sungai Tebelian IPDA Aprianus Sabari Tampe turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengecekan sekaligus pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Desa Sungai Balai Agung, Kecamatan Sungai Tebelian, Kabupaten Sintang, Senin (25/8/2026).
Penanganan tersebut dilakukan setelah personel Polsek Sungai Tebelian menerima informasi adanya satu titik hotspot yang terpantau di wilayah hukumnya. Sekitar pukul 14.30 WIB, Kapolsek bersama personel langsung mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi di lapangan.
Berdasarkan hasil pengecekan, titik hotspot berada pada koordinat 0,0414° LU dan 111,4662° BT, dengan luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai ±1 hektare. Lahan tersebut merupakan area dengan vegetasi tanaman nanas dan berada cukup jauh dari permukiman penduduk.
Setibanya di lokasi, petugas masih menemukan api sehingga Kapolsek Sungai Tebelian bersama anggota langsung melakukan pemadaman, berkoordinasi dan bekerja sama dengan Manggala Agni untuk mencegah api meluas.
Selain melakukan pemadaman, personel juga melakukan pengecekan dan verifikasi titik hotspot serta memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya Karhutla dan pentingnya mencegah pembukaan lahan dengan cara membakar.
Kapolsek Sungai Tebelian menegaskan pentingnya respons cepat terhadap setiap informasi titik api, terutama di tengah kondisi musim kemarau. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mencegah kebakaran meluas dan melindungi lingkungan serta masyarakat dari dampak Karhutla.






