Serawai – Memasuki musim kemarau, Kepolisian Sektor (Polsek) Serawai meningkatkan upaya preventif guna mencegah terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah hukumnya.
Personel Polsek Serawai turun langsung ke lapangan untuk memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat, khususnya para petani dan pekebun, Selasa (21/4).
Langkah ini diambil mengingat wilayah Serawai memiliki area hutan dan perkebunan yang cukup luas, yang rentan terbakar jika tidak dikelola dengan bijak.
Dalam kegiatan tersebut, anggota Bhabinkamtibmas Polsek Serawai menyambangi pemukiman warga dan area perladangan untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas. Petugas menekankan bahaya membuka lahan dengan cara membakar secara liar.
“Kami mengajak masyarakat untuk meninggalkan kebiasaan lama membuka lahan dengan api. Dampak kabut asap tidak hanya merusak kesehatan kita, tetapi juga ada sanksi pidana yang sangat berat bagi pelakunya,” tegas Kapolsek Serawai dalam keterangannya.
Poin utama imbauan polsek serawai untuk mempermudah pemahaman masyarakat, Polsek Serawai memfokuskan sosialisasi pada beberapa poin krusial:
- Larangan Membakar Hutan: Mengingatkan kembali sanksi hukum sesuai UU No. 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan dan UU No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan Lingkungan Hidup.
- Bahaya Kabut Asap: Menjelaskan dampak buruk asap terhadap kesehatan paru-paru, terutama pada anak-anak dan lansia.
- Pelaporan Cepat: Meminta warga segera melapor ke Polsek atau Satgas Karhutla desa jika melihat titik api (hotspot) sekecil apa pun.
- Solusi Alternatif: Mendorong pembersihan lahan melalui metode mekanik atau pengolahan tanpa bakar (PLTB).
Selain komunikasi lisan, Polsek Serawai juga memasang sejumlah spanduk dan maklumat Kapolda di lokasi-lokasi strategis yang mudah terlihat oleh masyarakat, seperti persimpangan jalan desa dan pintu masuk kawasan hutan.
Pihak kepolisian berharap dengan adanya imbauan yang intensif ini, kesadaran kolektif masyarakat akan meningkat sehingga wilayah Serawai tetap bebas dari kabut asap sepanjang tahun ini. Situasi di lapangan terpantau kondusif dan warga menyambut baik edukasi yang diberikan oleh petugas.






