Tempunak – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Polsek Tempunak Polres Sintang melaksanakan kegiatan Panen Jagung Kuartal II Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di lahan milik kelompok tani Merbei, di Desa Benua Kencana Kecamatan Tempunak. Selasa (4/8/2026).
Panen ini merupakan bagian dari peran aktif Polri, khususnya melalui Bhabinkamtibmas dan Polisi Penggerak Ketahanan Pangan Polsek Tempunak, dalam mengawal serta mendampingi masyarakat untuk memanfaatkan lahan produktif.
Dari lahan seluas 20.000 m² atau setara 2 hektare, kelompok tani bersama warga berhasil memanen jagung sebanyak kurang lebih 2.000 Kg. Bibit jagung yang digunakan pada penanaman sebelumnya berjumlah sekitar 15 Kg.
Kapolsek Tempunak Iptu Rudi Simanjuntak hadir langsung di lokasi. Turut mendampingi kegiatan tersebut personil Polsek Tempunak, Perangkat Desa Benua Kencana, Kelompok Tani MERBEI.
Kegiatan panen berjalan lancar dan penuh semangat kebersamaan. Warga atau kelompok tani terlihat antusias menurunkan hasil jagung dari lahan ke tempat pengumpulan. Momentum ini menjadi bukti nyata sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mewujudkan swasembada pangan dari tingkat desa.
“Alhamdulillah panen kali ini hasilnya memuaskan. Ini tidak lepas dari pendampingan Bhabinkamtibmas dan semangat warga Desa Tanjung Benua kencana yang terus kompak,” ujar salah satu anggota kelompok tani di sela kegiatan.
Kapolsek Tempunak Iptu Rudi Simanjuntak S.Sos menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini akan terus didorong. Polri berkomitmen menjadi penggerak dan motivator agar masyarakat tidak ragu memanfaatkan setiap jengkal lahan untuk ditanami komoditas pangan.
Program ketahanan pangan yang digalakkan Mabes Polri ini sejalan dengan Asta Cita Presiden RI. Polsek Tempunak menargetkan kegiatan serupa terus berlanjut di desa-desa lain di wilayah hukumnya, khususnya untuk komoditas jagung, dan tanaman pangan lain yang sesuai dengan kondisi tanah di kecamatan Tempunak.
Dengan hasil panen 2 ton jagung ini, diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pangan warga sekaligus menjadi contoh bagi desa lain bahwa lahan pekarangan maupun lahan tidur bisa menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarakat.






