Sintang – Kapolres Sintang, AKBP Sanny Handityo, bertindak sebagai Inspektur Upacara pada pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Berkabung Daerah Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026 yang digelar di Halaman Kantor Bupati Sintang, Senin (29/6/2026) pagi.
Upacara yang dimulai sekitar pukul 07.25 WIB tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Kartiyus, Ketua Pengadilan Negeri Sintang, Kepala Kejaksaan Negeri Sintang, Danyon C Pelopor Satbrimob Polda Kalbar, perwakilan Kodim 1205/Sintang, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sintang, para staf ahli bupati, para asisten Setda, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang.
Peserta upacara terdiri dari personel Polres Sintang, Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Kalbar, Kodim 1205/Sintang, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sintang, Dinas Perhubungan Kabupaten Sintang, serta ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang.
Rangkaian upacara berlangsung dengan khidmat, diawali dengan penghormatan kepada inspektur upacara, mengheningkan cipta, pembacaan sejarah singkat Tragedi Mandor, pembacaan sambutan Gubernur Kalimantan Barat oleh Inspektur Upacara, doa bersama, hingga penutupan upacara.
Dalam amanatnya, Kapolres Sintang membacakan sambutan Gubernur Kalimantan Barat yang mengingatkan kembali tragedi kemanusiaan pada 28 Juni 1944, ketika para tokoh masyarakat, pemuka adat, kaum cendekiawan, dan pejuang Kalimantan Barat menjadi korban pembunuhan massal oleh tentara Jepang dalam Peristiwa Mandor.
Peringatan Hari Berkabung Daerah menjadi momentum untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus menumbuhkan semangat persatuan, persaudaraan, dan kebersamaan dalam melanjutkan cita-cita pembangunan daerah. Dengan mengusung tema “Lanjutkan Perjuanganku Generasi Penerus untuk Membangun Bangsa”, seluruh elemen masyarakat diajak menjadikan nilai-nilai perjuangan para pendahulu sebagai inspirasi dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di Kalimantan Barat.
Melalui momentum tersebut, seluruh komponen masyarakat diharapkan terus memperkuat persatuan dan kesatuan, meningkatkan kepedulian terhadap pembangunan daerah, serta bersama-sama mewujudkan Kalimantan Barat yang lebih maju, aman, damai, dan sejahtera.
Upacara berakhir pada pukul 08.05 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Kegiatan ini menjadi wujud penghormatan kepada para pejuang Kalimantan Barat sekaligus pengingat bagi generasi penerus untuk meneruskan semangat pengabdian demi kemajuan bangsa dan daerah. (*)






