Sintang – Upaya penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Sintang terus dilakukan secara terpadu. Pada Kamis (17/9/2026), Satgas Karhutla Penerbad Wilayah Kalimantan melaksanakan water bombing di wilayah Kelurahan Rawa Mambok, Kecamatan Sintang.
Kegiatan water bombing menggunakan helikopter Bell 412 EPI dengan nomor registrasi HA-5228. Dalam pelaksanaannya, helikopter mengambil sumber air dari Sungai Kapuas, Kabupaten Sintang, sebelum melakukan penyiraman dari udara di lokasi Karhutla.
Pada pelaksanaan sortie 2, helikopter menempuh rute STG–SAS–STG dengan waktu keberangkatan (ATD) sekitar pukul 14.13 WIB dan waktu kedatangan (ATA) sekitar pukul 15.43 WIB.
Berdasarkan hasil penanganan, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai ±6 hektare, sementara luas lahan yang berhasil dilakukan pemadaman melalui water bombing sekitar ±1 hektare.
Dalam kegiatan tersebut, dilakukan sebanyak 10 kali water bombing dengan total sekitar 10.000 liter air. Meskipun telah dilakukan penyiraman dari udara, kondisi titik hotspot masih terpantau mengeluarkan asap sehingga penanganan dan pemantauan terus dilakukan.
Water bombing merupakan salah satu upaya penanganan Karhutla dengan memanfaatkan dukungan udara untuk menjangkau area yang sulit diakses melalui jalur darat. Pelaksanaan kegiatan ini menjadi bagian dari operasi penanganan Karhutla di wilayah Kabupaten Sintang.
Polres Sintang bersama unsur terkait terus melakukan koordinasi dan langkah penanganan terhadap titik-titik Karhutla guna mencegah meluasnya kebakaran serta meminimalkan dampak terhadap lingkungan dan masyarakat.






