Warga Sintang Ditemukan Meninggal di Rumah saat Banjir, Kapolsek Beberkan Riwayat Penyakit Korban

0
45
Warga Akcaya 2, Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, HS (41) ditemukan meninggal di rumahnya, Minggu 14 November 2021 sore.

Sintang – Warga Akcaya 2, Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, HS (41) ditemukan meninggal di rumahnya, Minggu 14 November 2021 sore.

Korban ditemukan meninggal dunia di lantai 1 rumahnya yang teredam banjir oleh adiknya pada pukul 15.30 wib. Diduga, korban meninggal dunia akibat akibat penyakit epilepsi.

“Kematian korban diduga akibat penyakit epilepsi. Karena menurut keterangan keluarganya, korban memiliki riwayat penyakit tersebut,” kata Kapolsek Sintang Kota, Iptu Sutikno.

Baca juga: Polres Sintang Siapkan Angkutan Bantu Warga Lintasi Genangan Banjir

Keberadaan korban pertama kali diketahui oleh SF, adiknya. Sore itu, adiknya mengantarkan makan siang ke tempat tinggal kakaknya.

Sesampainya di rumah, SF mengetuk pintu dan memanggil saudaranya, nmun tak ada jawaban.

Kemudian, UA suami SF memutuskan untuk naik ke rumah lantau dua 2 karena melihat pintunya masih terbuka.

“Waktu dicek, korban tidak ada di kamar. Saksi lalu turun ke lantai bawah yang masih terendam banjir dan melihat korban sudah tidak bernyawa terendam air,” ungkap Kapolsek.

Saudara korban tersebut lalu memanggil warga untuk meminta bantuan memindahkan korban ke Masjid Nurul Jannah untuk dimandikan dan disalatkan.

Menurut Kapolsek, kedalaman air banjir di halaman rumah korban kurang lebih 120 centimeter.

“Korban meninggal (diduga karena penyakit epilepsi) bukan karena banjir.

Korban dalam rumah meninggalnya. Di luar rumah airnya 120 cm, di dalam paling beda sedikit, dan rumah korban tingkat 2,” ujar Kapolsek, Sutikno.

Sebelumnya, kata Kapolsek babinkamtibmas dan babinsa serta keluarga sudah mengajak korban mengusi ke tempat lebih aman dari banjir, namun korban tidak mau.

“Atas kejadian ini, kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak ada kejadian ini tidak terulang kembali sebaiknya masyarakat mengungsi di tempat yang disediakan oleh pemda,” imbau Kapolsek. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here