35.6 C
Sintang
Rabu, 7 Oktober 2026

Satlantas Polres Sintang Gelar Workshop Penanganan Laka Lantas Terpadu 2026

Melalui kegiatan tersebut, Satlantas Polres Sintang juga terus mendorong peningkatan kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menciptakan keselamatan berlalu lintas serta menekan angka kecelakaan di wilayah Kabupaten Sintang.

Baca juga

Sintang – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sintang melalui Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) menggelar Workshop Penanganan Kecelakaan Lalu Lintas (Laka Lantas) Terpadu Kabupaten Sintang Tahun 2026, Rabu (7/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula BKPM Polres Sintang tersebut dimulai sekitar pukul 08.00 WIB dan dibuka secara resmi oleh Kasat Lantas Polres Sintang AKP Angga.

Workshop ini diikuti oleh para kepala desa se-Kecamatan Sintang serta perwakilan kepala dusun dari masing-masing desa. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman dan sinergi dalam penanganan kecelakaan lalu lintas, khususnya dalam memberikan respons awal serta pelayanan kepada masyarakat yang menjadi korban kecelakaan.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi dari sejumlah narasumber yang memiliki kompetensi di bidang penanganan kecelakaan lalu lintas. Materi disampaikan oleh Kanit Gakkum Satlantas Polres Sintang Ipda Beni Fernando, perwakilan Jasa Raharja Diki Shodiki, serta Dr. Ari Satrio dari Dinas Kesehatan/PSC 119.

Ketiga narasumber memberikan pemahaman terkait aspek penanganan kecelakaan lalu lintas, mulai dari proses penanganan dan penegakan hukum, pelayanan kepada korban kecelakaan, hingga langkah pertolongan dan penanganan medis awal melalui layanan kegawatdaruratan.

Kasat Lantas Polres Sintang AKP Angga mengatakan, penanganan kecelakaan lalu lintas membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk pemerintah desa dan masyarakat di wilayah yang menjadi lokasi kejadian.

“Penanganan kecelakaan lalu lintas tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan sinergi dari seluruh pihak. Melalui workshop ini, kami berharap para kepala desa dan perangkat desa memiliki pemahaman yang sama mengenai langkah yang harus dilakukan ketika terjadi kecelakaan lalu lintas di wilayahnya,” ujar AKP Angga.

Menurutnya, kecepatan dalam memberikan informasi dan pertolongan awal sangat penting untuk membantu korban kecelakaan serta mempercepat penanganan oleh petugas terkait.

“Peran masyarakat sangat penting, terutama dalam memberikan informasi secara cepat kepada pihak kepolisian maupun layanan kesehatan ketika terjadi kecelakaan. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan tindakan yang justru dapat mengganggu proses penanganan di lokasi kejadian,” tambahnya.

AKP Angga berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat koordinasi antara kepolisian, pemerintah desa, Jasa Raharja, tenaga kesehatan dan masyarakat dalam mewujudkan penanganan kecelakaan lalu lintas yang cepat, terpadu dan humanis.

Melalui kegiatan tersebut, Satlantas Polres Sintang juga terus mendorong peningkatan kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menciptakan keselamatan berlalu lintas serta menekan angka kecelakaan di wilayah Kabupaten Sintang. (*)

EditorYr
spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
Berita Terbaru

Polsek Dedai Sambangi SMAN 1 Dedai, Jalin Sinergi Cegah Kenakalan Remaja dan Pelanggaran di Kalangan Pelajar

DEDAI — Guna menciptakan lingkungan sekolah yang aman, tertib, dan kondusif, personil Polsek Dedai melakukan kunjungan silaturahmi sekaligus pembinaan...
spot_img

Berita Serupa

spot_img