Humas Polsek Dedai
Polsek Dedai mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan panic buying BBM menyusul isu potensi gangguan pasokan energi akibat konflik AS-Israel dengan Iran, demi menjaga stabilitas distribusi nasional.
Jum’at (20/03/2026)
Kapolsek Dedai,AKP Sophar Aritonang menyampaikan bahwa kepanikan justru dapat mengganggu keseimbangan distribusi BBM di lapangan. Pembelian yang tidak proporsional oleh sebagian masyarakat berpotensi menciptakan kelangkaan buatan, meskipun stok energi nasional sebenarnya mencukupi. Oleh karena itu, konsumen BBM diminta untuk tetap tenang dan tidak terburu-buru melakukan pengisian tangki secara berlebihan.
Pemerintah terus memantau perkembangan situasi global yang dapat mempengaruhi pasokan energi. Berbagai pihak berharap masyarakat tetap bijak dalam penggunaan energi agar pasokan BBM tetap stabil,tuturnya
Fenomena panic buying BBM dapat memicu kelangkaan semu di lapangan. Distribusi menjadi tidak seimbang akibat pembelian berlebihan yang dilakukan oleh masyarakat. Hal ini tentu merugikan konsumen lain yang membutuhkan BBM untuk kebutuhan sehari-hari.
Kami meminta masyarakat untuk tetap tenang dan waspada terhadap situasi global, namun tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Indonesia memiliki banyak sumber energi yang dapat dimanfaatkan, sehingga kekhawatiran berlebihan tidak diperlukan. Peningkatan efisiensi penggunaan energi, termasuk transportasi, menjadi langkah krusial saat ini. Tutupnya
Penulis : Humas Polsek Dedai






