Jakarta – Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan mengerahkan pengamanan ketat dalam rangkaian kunjungan kerja Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka di Kota Palembang, hari ini. Meski menerapkan standar pengamanan VVIP, Polda Sumsel memastikan pengamanan dilakukan secara humanis agar aktivitas masyarakat tetap berjalan normal.
Pada kegiatan ini, Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Sandi Nugroho turun langsung memastikan rangkaian kegiatan Wapres agar kunjungan ke RSUD Siti Fatimah, Jembatan Musi V, hingga PSEL Kota Palembang berjalan aman. Ia pun menegaskan komitmen institusinya untuk menjaga keseimbangan antara pengamanan VVIP dan kenyamanan warga.
Dalam pelaksanaan teknisnya, Karo Ops Polda Sumsel, Kombes Pol M. Anis Prasetio menyampaikan Polda Sumsel mengerahkan kekuatan penuh guna menjamin keamanan agenda kenegaraan tersebut.
“Kami telah menerjunkan 1.009 personel gabungan yang dibagi ke dalam berbagai satuan tugas (satgas). Mulai dari satgas pengamanan, satgas preemtif, preventif, penegakan hukum (gakkum), keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas), hingga satgas tindak. Semuanya bersinergi memastikan situasi Kamtibmas di Bumi Sriwijaya tetap sangat kondusif selama kunjungan berlangsung,” ungkap Anis dalam keterangannya, Kamis (16/7/2026).
Lebih lanjut, ia menekankan pola pengamanan ini sengaja dibuat terukur dan dinamis. Di sepanjang rute padat yang dilintasi rombongan, seperti kawasan Demang Lebar Daun, Kol. Burlian, hingga akses menuju Jembatan Musi V dan Bandara SMB II-Satgas Kamseltibcarlantas, dilakukan pengamanan humanis dan tidak mengganggu kelancaran aktivitas masyarakat.
“Prinsip pengamanan kita adalah VVIP aman, namun denyut nadi perekonomian dan rutinitas masyarakat harus tetap berjalan. Tidak ada penutupan jalan ataupun pengalihan arus. Anggota di lapangan mengurai arus lalu lintas jika terjadi kemacetan, sehingga masyarakat tidak merasa terisolasi atau terganggu aktivitasnya,” tegasnya.
Senada, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menegaskan pola pengamanan yang diterapkan jajarannya menjauhi kesan kaku dan murni berorientasi pada kelancaran mobilitas publik.
“Kehadiran personel di lapangan bukan untuk menghambat, melainkan untuk melayani. Pola pengamanan VVIP kali ini kami desain sefleksibel mungkin dengan mengutamakan kelancaran aktivitas masyarakat Kota Palembang. Kami memastikan warga yang tetap beraktivitas dengan nyaman, aman, dan tanpa hambatan kemacetan yang berarti,” tegas Nandang.
Adapun kegiatan pengamanan seluruh rangkaian kunjungan kerja Wakil Presiden RI di Sumatera Selatan menjadi bentuk profesionalisme Polri di lapangan. Lewat pendekatan yang dinamis dan humanis, Polda Sumsel menjalankan tugas ganda yakni, memberikan perisai keamanan maksimal bagi VVIP, sekaligus memastikan aktivitas masyarakat Palembang dan sekitarnya tetap berjalan normal, lancar, dan tanpa hambatan.






