“Indonesia memiliki potensi kekayaan hutan yang sangat besar. Dengan luas mencapai 95,5 juta hektar, Indonesia menempati peringkat ke-8 sebagai negara dengan kawasan hutan terluas di dunia, dan berfungsi sebagai salah satu ‘paru paru dunia’,” ujarnya.
Namun, luasnya hutan ini juga menjadi tantangan serius. Luasnya hutan membuka potensi deforestasi.
Baca juga: Korlantas Klaim Kecelakaan Lalu Lintas pada Arus Mudik dan Balik Lebaran Turun 30 Persen
“Namun di sisi lain, kondisi kawasan hutan yang luas juga memiliki tantangan serius, yaitu terjadinya deforestasi, yang salah satu penyebab utamanya adalah karhutla,” ungkapnya.
Kapolri menjelaskan bahwa sepanjang tahun 2024, luas hutan dan lahan yang terbakar di seluruh Indonesia mencapai 376 ribu hektar. Hal tersebut berdampak pada berbagai sendi kehidupan masyarakat, termasuk sektor ekonomi dan kesehatan.
Dalam hal ini, Kapolri ingin masalah karhutla ini menjadi perhatian khusus. Sebab, asap karhutla juga berdampak pada daerah lain dan bahkan negara tetangga.






