25.2 C
Sintang
Jumat, 27 Februari 2026

Berurai Air Mata, Brigadir Anton Bersimpuh Minta Maaf ke Istri Korban Penembakan

Saat diwawancarai setelah sidang, Sidah mengungkapkan bahwa dirinya sudah merelakan kepergian sang suami, meski suaranya masih terdengar lirih saat mengingat percakapan terakhirnya dengan almarhum.

Baca juga

Kesaksian Keluarga Korban

Sidah hadir dalam persidangan didampingi oleh ayahnya, Neneng. Keduanya memberikan kesaksian sebagai pihak keluarga korban.

Saat diwawancarai setelah sidang, Sidah mengungkapkan bahwa dirinya sudah merelakan kepergian sang suami, meski suaranya masih terdengar lirih saat mengingat percakapan terakhirnya dengan almarhum.

Baca juga: Terungkap! Mobil Berisi Kerangka Manusia di Gresik Milik Eks Kanit Reskrim

“Terakhir komunikasi tanggal 27 November 2024, itu terakhir telponan, sehabis itu enggak ada kabar. Sepuluh hari setelahnya baru ada kabar penemuan mayat (suami saya),” ujar Sidah.

Ketika kehilangan kontak dengan suaminya, Sidah langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

“Sampai tanggal 6 Desember ada penemuan jenazah, tanggal 7 baru dikabarkan. Pemakamannya di sini, setelah 3 hari dimakamkan,” tutur Sidah. (*)

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
Berita Terbaru

Kunker Komisi V DPR RI di Sintang, Kapolres Turut Mendampingi

Sintang - Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, memimpin kunjungan kerja ke Kabupaten Sintang, didampingi oleh rombongan Kementerian Pekerjaan...
spot_img

Berita Serupa

spot_img