Kapolres Sintang Pimpin Upacara Hari Santri Nasional Ke-5

0
69

Sintang – Ponpes Se-Kabupaten Sintang mengikuti upacara Peringatan Hari Santri Nasional ke-5 yang bertempat di Mapolres Sintang, pada kesempatan ini bertindak sebagai pemimpin upacara Kapolres Sintang AKBP Adhe Hariadi, S.I.K., M.H, Selasa (22/10).

Turut hadir pada kegiatan ini, Kapolres Sintang yang bertindak sebagai pembina upacara, Ketua DAD Kab.Sintang, Jeffray Edwar, SE, M.Si, Danrem 121/Abw diwakili, Dandim 1205/Stg diwakili, Kakan Kemenag Kab.Sintang, Danden Pom Sintang diwakili, Ketua MUI Kab.Sintang dan para pejabat khususnya dari instansi-instansi yang ada di kab. Sintang.

Dalam upacara ini sendiri turut dimeriahkan oleh pelajar-pelajar dari tingkat SMP sampai SMA/SMK serta Madrasah/Aliyah yang ada di Kabupaten Sintang seperti SMA N 1 Sintang, SMA MAN, Ponpes Nurul Iman, Al – Iman, Miftaqul Huda, Nurul Ma’Arif dan MTSN.

Kapolres Sintang Menyampaikan Selamat Hari Santri Nasional kepada Para Peserta Upacara, Ia menyampaikan bahwa proses pengorbanan dan perjuangan tidak akan membohongi hasil. Maka Dengan menjadi santri akan muncul rasa Disiplin, saling menghargai, berjuang bersama itu akan membuat para santri jadi Benteng dan Pilar negara yang mempertahankan NKRI.

Apalagi para santri juga turut bersyukur dikarenakan peringatan Hari Santri Tahun 2019 ini terasa istimewa dengan hadirnya Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren.

Dengan Undang-Undang tentang Pesantren ini memastikan bahwa pesantren tidak hanya mengembangkan fungsi pendidikan, tetapi juga mengembangkan fungsi dakwah dan fungsi pengabdian masyarakat.

Dengan Undang-Undang ini negara hadir untuk memberikan rekognisi, afirmasi, dan fasilitasi kepada pesantren dengan tetap menjaga kekhasan dan kemandiriannya. Dengan Undang-Undang ini pula tamatan pesantren memiliki hak yang sama dengan tamatan lembaga lainnya.

Lebih Lanjut Kapolres Sintang mengatakan dalam menyikapi dinamika perkembangan pemberitaan baik itu media elektronik, media cetak, dan media online, jangan sampai mudah terprovokasi oleh isu – isu yang tidak jelas asal-usulnya, ujar Kapolres

Kapolres juga menghimbau agar para santri belajar dengan baik dan tidak mudah mengikuti aliran agama yang tidak sesuai kaidah ajaran islam sesungguhnya, apalagi menganut faham Radikalisme.

Kapolres diakhir amanatnya juga menyampaikan bahwa dengan mengedepankan para santri ini diharapkan Indonesia semakin aman dan sejahtera sesuai dengan tema yang diambil pada hari santri kali ini yaitu “Santri Indonesia Untuk Perdamaian Dunia”.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here